Foto-foto Pelatihan Gender ctd.

dsc03498

dscn8733

dscn8738

Gambarnya dicicil saja, daripada tidak sama sekali.



Tentang Foto Pelatihan Gender

Karena adanya gangguan koneksi internet beberapa hari terakhir ini, foto-foto pelatihan gender belum bisa diupload ke blog ini. Semoga dalam waktu dekat aksi-aksi para community organizer Putri Betung di pelatihan gender bisa segera dipajang di sini. Terima kasih.



Pelatihan Gender

Pada tanggal 20-21 Juli 2009, IBEKA mengadakan pelatihan gender bagi para pengurus organisasi-organisasi di Puteri Betung dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya. Perwakilan dari Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Atu Pecaturen sebanyak 6 orang, Koperasi Serba Usaha (KSU) Gele Rindang sebanyak 4 orang, Sentra Industri Kampung (SIK) Bintang Lima sebanyak 6 orang, dan tokoh masyarakat sebanyak 2 orang. Acara diadakan di Aula Kecamatan Putri Betung dari pukul 09.30-17.00 WIB tiap harinya. Fasilitator utamanya adalah Mba Panca Saktiyani, seorang aktivis gender yang selama beberapa tahun terakhir ini sangat aktif dalam memberikan sentuhan gender mainstreaming pada program-program IBEKA. Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan gender tersebut diadakan sebagai tindak lanjut dari program awal peningkatan keterlibatan perempuan dalam organisasi-organisasi pengelola dan pemanfaat listrik yang dibangun oleh IBEKA pada pertengahan tahun 2008.

Deskripsi lebih lengkap tentang isi dan jalannya acara insyaAlloh akan menyusul di postingan selanjutnya. Di postingan ini kita lihat saja para Inen dan Aman itu beraksi.

semangat diskusisemangat diskusi

Fitri, peserta termudaFitri, peserta termuda

Mungkin baru 2 foto ini yang di-upload karena koneksi internetnya tiba-tiba bermasalah.



Buaya Angin vs Trafo Uning Pune

Dan pemenangnya adalah: Trafo Uning Pune tentu saja.

Kejadian: Black out (mati lampu) di daerah kekuasaan PLTMH Aih Nuso

Lokasi: Desa Uning Pune

Waktu: Senin, 13 Juli 2009 pukul 20.30 WIB

Penyebab: Seekor buaya angin memanjat trafo dan tersengat listrik dari kabel panel trafo sehingga terjadi konslet.

Yang repot: # Warga 6 desa yang sedang menggunakan listrik. # Seorang warga Uning Pune yang menyaksikan kejadian di trafo secara real time dan langsung menghubungi pengawas BUMK. # Pak Lubis (pengawas BUMK) yang menerima laporan dari warga Uning Pune tentang percikan api di trafo dan langsung menghubungi operator.  # Pak Ayu (kepala operator) yang buru-buru lari dari rumahnya menuju bak penenang untuk menutup saluran air. Selanjutnya beliau juga jadi seksi sibuk ketika penyalaan turbin. #Yunus dan Harun (operator BUMK) yang nongkrong di PLTMH untuk menyalakan turbin. # Hasbi dan Umar (operator BUMK) yang mengecek jaringan. # Sudir (operator BUMK) yang bolak-balik nyari bensin untuk genset di rumah turbin. # Iswanto (tim sosial IBEKA) yang mengontrol keadaan di rumah turbin. # Gilang (tim sosial IBEKA yang juga penulis postingan ini) ikut nimbrung bareng Umar dan Hasbi ngecek jaringan. # Para pengurus BUMK yang cuma nongkrong sambil ngobrol di rumah turbin.

Alur kejadian: Buaya angin menclok di panel trafo, kesetrum, terjadi percikan api, konslet di jaringan, turbin mati otomatis, listrik pun mati. Seorang warga Uning Pune menelepon Pak Lubis, Pak Lubis menelepon operator menceritakan yang terjadi di Uning Pune. Pak Ayu lari ke bak penenang menutup saluran air. Operator lain segera berkumpul di rumah turbin sambil menunggu Pak Ayu untuk menentukan langkah yang diambil. Iswanto segera berangkat menuju rumah turbin untuk mengecek keadaan di rumah turbin bersama dengan pengurus BUMK yang lain. Hasbi dan Umar datang ke camp IBEKA untuk meminjam peralatan yang dibutuhkan seandainya nanti diperlukan perbaikan trafo. Gilang menawarkan bantuan untuk menjadi pembawa senter dan penerang jalan jika Hasbi dan Umar naik ke trafo. Tiba di Uning Pune, terlihat ada seekor hewan di panel trafo. Setelah dicek ternyata hewan tersebut sudah mati. Orang desa biasa menyebutnya Buaya angin. Hewan tersebut langsung di buang ke semak-semak *RIP*. Tidak ada kerusakan pada kabel dan panel trafo sehingga panel Uning Pune bisa dinyalakan malam ini juga. Rumah Turbin langsung dihubungi, turbin dinyalakan. Hasbi, Umar, dan Gilang menyalakan panel-panel di tiap desa setelah menerima komando dari rumah turbin.

buaya angin

*Buaya anginnya lucu sekali. Bulunya lembut seperti boneka. Sayang nasibnya tragis. Di bagian perutnya terdapat lubang akibat sengatan listrik. Semoga teman-temannya tidak mengikuti jejak dia.*



Putri Betung on TV

InsyaAlloh hari Kamis, 16 Juli 2009, pukul 10.00 WIB Putri Betung plus penghuni-penghuninya mau nampang di OASIS Metro TV. Ibu Tri Mumpuni dan kawan-kawan IBEKA yang lain juga ada. Bapak Ibu Saudara Saudari Kakak Adik semua, jangan lupa sempatkan waktu untuk menonton ya.. Setelah menonton, silakan komen di blog ini. Terima kasih :)